Kamis, 07 Mei 2009

flu babi

indosiar.com, Mexico - Badan Kesehatan Dunia (WHO) seperti diungkapkan direkturnya, Margaret Chan menyerukan kepada dunia internasional agar mengambil ancang-ancang terhadap terjadinya pandemi flu babi. WHO juga telah menyatakan pandemi flu babi ke fase lima.
Saat ini di Mexico yang merupakan pusat penyebaran virus H1N1 tercatat sudah 160 korban meninggal dunia akibat terjangkit flu, 7 diantaranya telah terbukti terkait virus flu babi. Untuk menahan laju penyebaran, Pemerintah Mexico mengambil langkah dramatis dengan menutup kantor- kantor pemerintahan dan pusat-pusat hiburan.
Larangan berpergian juga diberlakukan disejumlah kota besar. Semua warga disarankan tidak meninggalkan rumah masing-masing. Langkah WHO menaikan tingkat bahaya pandemi flu babi memicu reaksi beragam diseluruh dunia
.
Di Cina misalnya, warga mulai berhenti mengkonsumsi daging babi. Pemerintah Indonesia menyarankan warganya agar tidak bepergian ke Mexico dan 8 negara lain yang telah terkena wabah flu babi.
Perancis bahkan sempat mempertimbangkan melarang semua penerbangan dari dan ke Mexico. Sementara pemerintah Kanada mengambil langkah dramatis dengan mewajibkan 15 ribu tenaga kerja musiman asal Mexico untuk menjalani test kesehatan. Saat ini tercatat sekitar 32 negara yang telah mengumumkan peringatan perjalanan bagi warganya yang ingin berpergian ke Mexico.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar